Paragraf Induktif dan Deduktif

Setiap bacaan yang kita baca, baik itu artikel, novel, karya ilmiah, atau yang lainnya pasti terdiri dari paragraf-paragraf yang saling melengkapi. Dalam setiap paragraf pasti terdapat gagasan utama. Nah di dalam bahasa Indonesia, gagasan utama –dalam hal ini kalimat utama- setiap paragraf dapat berada di awal atau di akhir paragraf. Kalimat utama yang berada di awal paragraf disebut paragraf deduktif (berpola umum-khusus), sedangkan kalimat utama yang berada di akhir paragraf disebut paragraf induktif  (berpola khusus-umum).

Pengetahuan tentang paragraf deduktif dan induktif sangat bermanfaat bagi kita, khususnya dalam menemukan gagasan utama paragraph yang kita baca. Jika kita tidak dapat menemukan gagasan utama dari sebuah paragraf yang kita baca, maka kita tidak dapat menyimpulkan isi bacaan yang kita baca. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh paragraf singkat di bawah.

Paragraf 1 (paragraf  deduktif).

Isle Royale, pulau terbesar di Danau Superior, Amerika Serikat, merupakan rumah bagi sejumlah binatang yang secara alamiah bermusuhan. Rusa besar yang gemar makan tumbuh-tumbuhan dan serigala yang gemar memangsa rusa besar sudah hidup berdampingaan di situ selama lebih dari 50 tahun.

(kompas, 21 Februari 2010)

Apabila dijabarkan, paragraf diatas akan tampak sebagai berikut.

Kalimat utama                          :           Isle Royale, pulau terbesar di Danau Superior,

Amerika Serikat, merupakan rumah bagi sejumlah

binatang yang secara alamiah bermusuha.

Kalimat penjelas                       :           Rusa besar yang gemar makan tumbuh-tumbuhan

dan serigala yang gemar memangsa rusa besar

sudah hidup berdampingaan di situ selama lebih

dari 50 tahun.

Paragraf 2 (paragraf induktif)

Dengan berkembangnya teknologi komunikasi melalui televisi, waktu anak-anaak membaca buku sangat berkurang. Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa televisi menyala rata-rata selama tujuh seperempat jam setiap hari. Padahal seorang dokter spesialis anak dan pakar peneliti dalam bidang perkembangan anak dari Universitas Harvard, dr. Berry Brazelton, mengemukakan baahwa satu jam merupakan batas menonnton maksimal bagi anak-anak usia lima sampai enam tahun. Lebih dari satu jam, tayangan-tayangan televisi menjadi semacam racun yang mereduksi kemampuan daya nalar dan kemampuan berpikir kritis dan ilmiah. Oleh karena itu, hal yang sangat diperlukan dalam membaca buku, selain ketersediaan buku, ialah waktu.

Apabila dijabarkan, paragraf diatas akan tampak sebagai berikut.

Kalimat penjelas 1                    :           Dengan berkembangnyateknologi komunikasi

melalui televisi, waktu anak-anaak membaca buku sangat berkurang.

Kalimat penjelas 2                    :           Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa

televisi menyala rata-rata selama tujuh seperempat

jam setiap hari.

Kalimat penjelas 3                    :           Padahal seorang dokter spesialis anak dan pakar

peneliti dalam bidang perkembangan anak dari

Universitas Harvard, dr. Berry Brazelton,

mengemukakan baahwa satu jam merupakan batas

menonton maksimal bagi anak-anak usia lima

sampai enam tahun.

Kalimat penjelas 4                    :           Lebih dari satu jam, tayangan-tayangan televisi

menjadi semacam racun yang mereduksi

kemampuan daya nalar dan kemampuan berpikir

kritis dan ilmiah.

Kalimat utama                          :           Oleh karena itu, hal yang sangat diperlukan dalam

membaca buku, selain ketersediaan buku, ialah

waktu.

Untuk memudahkan dan memahami perbedaan paragraf induktif dan deduktif, perhatikan tabel dibawah ini!

Aspek yang Dibandingkan Paragraf Induktif Paragraf Deduktif
Letak kalimat utama Di akhir paragraf Di awal paragraf
Alur berpikir Diawali dari contoh, kasus, ilustrasi, dan uraian-uraian khusus, diakhiri dengan kesimpulan atau pernyataan umum. Diawali dengan kesimpulan atau pernyataan umum, selanjutnya dihadirkan contoh , kasus, ilustrasi, dan uraian khusus yang yang mendukung simpulan atau pernyataan umum.
Cara pengembangan kalimat Jika paragraf terdiri dari lima kalimat, kalimat1-4 secara bersama-sama mendukung simpulan yang dirumuskan dalam kalimat kelima. Jika paragraf terdiri dari lia kalimat, isi kalimat pertama harus dijabarkan atau diuraikan lebih lanjut dalam kalimatkedua sampai kelima.
Caramemahami isi Melalui membaca cepat, pembaca akan dapat ”merasakan” bahwa kalimat-kalimat yang dihadirkan untuk mendukung kalimat utama yang diletakan di akhir paragraf. Melalui membaca cepat, pembaca akan segera menemukan bahwa kalimat yang diletakkan di awal paragraf,isinya dijabarkan dan dijelaskan lebih lanjut dalam kalimat-kalimat berikutnya.

Demikian tulisan ini saya buat, semoga membantu teman-teman yang membaca. Terima kasih.

About these ads

10 thoughts on “Paragraf Induktif dan Deduktif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s