Frase

Tuts-tuts keyboard mulai ditekan kembali, dan kali ini saya coba membahas tentang frase di dalam bahasa Indonesia. Apa itu frase? Frase adalah kelompok kata yang membentuk satu kesatuan dan menduduki satu fungsi gramatikal dalam kalimat. Agak sulit ya dicerna artinya ya? Coba Anda baca satu kali lagi! Intinya dua buah kata atau lebih yang menjadi satu kesatuan.

Frase memiliki beberapa macam jenis tergantung dari mana frase itu ditinjau.

  1. A. Ditinjau dari inti kata:
    1. 1. Frase nominal, yaitu frase yang inti frasenya nomina, atau kata benda, dan dapat berfungsi menggantikan kata benda. Misalnya, buku tulis, lemari arsip, guru biologi, ibu bapak, para orang tua, dll.
    2. Frase verbal, frase yang inti frasenya verba dan dapat mengganti kedudukan verba dalam kalimat. Misalnya, sedang belajar, sudah belajar, tidak belajar, akan belajar, tidak harus belajar, tidak selalu belajar, dll.
    3. 3. Frase adjektival, frase yang inti frasenya kata sifat atau adjektiva. Misalnya, sungguh pintar, cukup rajin, agak malas, paling mahal, senang sekali, dll.
    4. 4. Frase preposisional, ialah frase yang salah satu unsurnya kata depan atau preposisi. Contohnya, di depan, dari Bandung, ke pasar, kepada mereka, oleh kami, dengan tangan kanan, dll.
  2. B. Ditinjau dari kelas kata:
    1. Frase Endosentris, sebuah susunan yang merupakan gabungan dua kata atau lebih yang menunjukkan bahwa kelas kata dari perpaduan itu sama dengan kelas kata dari salah satu (atau lebih) unsur pembentuknya.

Contoh:                                guru agama (kata benda) :  guru (kata benda)& agama (kata benda)

gadis cantik (kata benda) :  gadis (kata benda) & cantik (kata sifat)

  1. Frase Eksosentris, sebuah susunan yang merupakan gabungan dua kata (atau lebih) yang menunjukkan bahwa kelas kata dari perpaduan itu tidak sama dengan kelas kata dari salah satu (atau lebih) unsur pembentuknya.

Contoh:                                dari sekolah (kata keterangan) :  dari (kata dean) & sekolah (kata benda)

yang memimpin (kata benda) :  yang (kata tugas) & memimpin(kata kerja).

  1. C. Ditinjau dari makna frase:
    1. Frase idiomatik, kelompok kata yang maknanya merupakan idiom (ungkapan), memiliki arti konotatif. Misalnya, bermental baja, membanting tulang.
    2. Frase biasa, yang memiliki arti sebenarnya. Misalnya, rumah besar, sedang pergi.
About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s