Media Ekspressi bernama Facebook

Akhirnya, setelah sekian lama nggak nulis, hari ini saya akan sedikit mencoret-coret blog saya ini. Berhubung saya bingung mau nulis apa dan sekilas baru ingat kalau ada tugas Bahasa Indonesia 2 untuk bikin tulisan tentang pengambilan data. Pengambilan data banyak sekali jenisnya. Ada yang berupa observasi atau pengamatan, survey, wawancara, dan lain-lain.
Di tulisan kali ini saya coba mengobservasi atau mengamati tentang status teman-teman saya yang ada di jejaring sosial Facebook. Kenapa Facebook? Mungkin karena Facebook menjadi begitu fenomenalnya, sehingga dapat membuat seseorang meng-update statusnya kapanpun dan dimanapun berada. Selain itu, bisa di bilang, menjadi kebiasaan –jika ada waktu senggang- saya untuk membaca status teman-teman.
Status-status di facebook merupakan sebuah bentuk ekspresi manusia yang cukup seru (menurut saya) karena status-status tersebut mencerminkan berbagai emosi manusia. Mulai dari sedih, senang, hingga amarah yang kadang-kadang diungkapkan dengan bahasa yang agak kasar.
Dari pengamatan yang saya lakukan, rata-rata status-status yang ditulis teman-teman saya pada waktu pagi hari berkisar tentang rencana-rencana yang akan dilakukan, menyemangati atau bersyukur untuk suasana pagi. Menjelang siang, status-status tersebut cenderung berubah (rata-rata status) sesuai dengan keadaan cuaca yang sedang terjadi. Jika cuaca yang terjadi panas menyengat, maka akan banyak yang menulis keluh kesah mereka. Jika hujan, kebanyakan dari mereka bersyukur karena hujan turun mendinginkan sedikit suhu yang sebelumnya panas.
Beda siang beda pula sore hari. Sore hari kebanyakan status berharap agar cuaca tetap cerah, apalagi di musim penghujan seperti saat ini. Selain cuaca, biasanya status juga menulis tentang keadaan jalan yang sedang dilalui. Nah, menjelang malam merupakan akumulasi pikiran-pikiran tentang yang terjadi dari pagi sampai sore hari. Status-status tersebut kadang di tulis singkat atau bahkan ditulis sepanjang satu paragraph. Di saat malam juga biasanya banyak yang menulis kata-kata mutiara ataupun sbuah pengungkapan perasaan kepada seseorang yang disayangi.
Banyak hal yang bias kita ungkapkan melalui teknologi yang bernama Facebook ini, mulai dari perasaan senang hingga perasaan yang paling tidak mengenakan sekalipun. Sebuah media untuk berekspresi, mengungkapkan apapun dan dianapun. Tapi seyogyanya kita harus tetap memelihara etika dan moral. Jangan sampai apa yang kita ungkapkan tersebut dapat menyinggung atau bahkan menyakiti perasaan orang lain.
Tetep semangat dan terus menulis ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s