Jabatan atau Fungsi Gramatikal Kalimat

Lagi-lagi artikel bahasa Indonesia yang saya ketik. Berhubung saya ada bahan buat saya ketik dari jaman SMA dulu dan kangen dengan pelajaran bahasa Indonesia. Kali ini tentang jabatan atau fungsi gramatikal kalimat. Kalimat umumnya terdiri atas kumpulan kata. Kata ataupun kelompok kata dalam kalimat memiliki fungsi sesuai dengan kedudukannya. Fungsi kata atau kelompok kata dalam kalimat inilah yang dinamakan jabatan kalimat atau fungsi gramatikal kalimat, yang diantaranya adalah:

  1. Subjek atau pokok kalimat, yaitu bagian klausa yang menandai apa yang dikatakan oleh pembicara. Jabatan ini lazimnya diduduki oleh nomina atau frase nominal.

Contoh :               Buku sekarang mahal.

Ibu pergi ke pasar.

  1. Predikat atau sebutan adalah bagian klausa yang menandai apa yang dikatakan oleh pembicara tentang subjek. Predikat sebuah kalimat dapat berupa nomina atau frase nominal, verba atau frase verbal. Adjektiva atau frase adjektival, dan kata bilangan (numeralia), seperti pada kalimat-kalimat berikut.

Contoh:                                Suaminya guru.

Istrinya datang.

Fiona rajin.

Mobilnya dua.

  1. Objek adalah bagian kalimat yang mengikuti verba transitif atau yang melengkapi predikat verbal transiitif. Objek ada dua macam: (a) objek langsung, yaitu yang menjadi tujuan langsung dari tindakan yang dimaksud verbanya, dan (b) objek tak langsung. Objek langsung tidak dapat di dahului oleh preposisi.

Contoh:                                (1) Kita akan bertemu lagi dan akan membicarakan tentang permasalahan itu.

(2) Dosen itu memberi saya tugas.

(3) Kakak membelikan adik boneka.

Dalam kalimat (1) permasalahan itu adalah objek langsung, dengan demikian penyisian preposisi tentang tidak dibenarkan. Jadi kalimat itu rancu dan tidak baku, dan dapat dibakukan dengan menghilangkan preposisi tentang. Dalam kalimat (2) saya adalah objek langsung, dan tugas merupakan objek tidak langsung. Adapun dalam kalimat (3) yang menjadi objek langsung ialah adik, dan yang tidak langsung adalah boneka.

  1. Pelengkap adalah unsur kalimat yang melengkapi predikat verbal.

Contoh:                Adri berlari cepat.

Pak Jun berdagang sepatu.

Badi menjadi ketua kelas.

Indonesia merupakan negara kepulauan.

Kata bercetak tebal berfungsi sebagai pelengkap kalimat.

  1. Keterangan adalah bagian kalimat yang memberi kejelasan tentang kapan, di mana, dan bagaimana peristiwa yang di utarakan dalam kalimat itu berlangsung.

Contoh:                                a.            Keterangan tempat:

Adik berbicara dengan temannya di kelas.

b.            Keterangan waktu:

Dia membaca buku kemarin.

c.             Keterangan sebab:

Tina tidak datang karena sakit.

d.            Keteranga kecaraan:

Shifa membaca dengan suara keras dan nyaring.

e.            Keterangan tujuan:

Gomi rajin belajar supaya lulus ujian.

f.             Keterangan syarat:

Mahasiswa itu dizinkan masuk kelas jika rapi.

2 thoughts on “Jabatan atau Fungsi Gramatikal Kalimat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s